-->

Minggu, 24 Agustus 2014

STRUKTUR LAMBANG UGM



Struktur lambang UGM dapat dibagi menjadi 3 (tiga), yaitu:

1. Pusat lambang
Berupa surya atau matahari yang berlubang dan memancarkan sinar dalam bentuk 5 (lima) kesatuan kumpulan sinar. Setiap kesatuan kumpulan sinar terdiri dari 19 (sembilan belas) sorot sinar. Lima kesatuan kumpulan sinar surya tersebut berbentuk kartika atau bintang segi lima. Pada lambang berwarna, surya dan sinar adalah kuning emas.

2. Dua lingkaran di tengah-tengah matahari
Lingkaran bagian dalam memuat huruf-huruf menyembul berbunyi GADJAH MADA. Lingkaran bagian luar memuat tulisan UNIVERSITAS pada bagian atas dan tulisan JOGJAKARTA pada bagian bawah. Kedua bentuk lingkaran ini bersusun sehingga mirip surya kembar.
3. Lima songkok
Lambang dilindungi oleh 5 (lima) songkok berwarna putih; songkok adalah topi kebesaran panglima. Di antara songkok-songkok tersebut terdapat 5 (lima) tombak berwarna kuning.

ARTI LAMBANG UGM
Arti lambang UGM dapat diuraikan dalam 6 (enam) bagian, yaitu:

1. Surya dengan sinar kartika berwarna kuning emas melambangkan bahwa UGM adalah Universitas Pancasila, lembaga nasional ilmu pengetahuan dan kebudayaan bagi pendidikan tinggi yang berdasarkan Pancasila, yang memancarkan ilmu pengetahuan, kenyataan, dan kebajikan.

2. Titik pusat lambang berupa matahari berlubang atau “surya binolong”. Kata “surya” mengandung makna angka “satu” dan “binolong” mengandung makna angka “sembilan”, sehingga “surya binolong” mengandung makna “satu” dan “sembilan” yang bisa dibaca 19 (sembilan belas). Setiap kesatuan kumpulan sinar pun terdiri atas sembilan belas sorot sinar, kesemuanya mengandung makna angka 19 yang meripakan tanggal pendirian UGM.

3. Surya kembar di dalam kartika. Kartika mengandung makna “satu” dan surya kembar mengandung makna “dua” sehingga surya kembar ini mengandung makna angka “satu” dan “dua” yang bisa dibaca 12 (dua belas). Angka 12 adalah nomor bulan Desember yang merupkan bulan pendirian UGM.

4. Songkok dan tombak masing-masing berjumlah lima melingkungi surya dan kartika, melambangkan sifat pahlawan dan perjuangan nasional UGM yang selalu siap sedia dan waspada. Keseluruhannya diliputi dan diresapi Pancasila, kesemuanya melambangkan sifat UGM sebagai monumen perjuangan nasional yang berdasarkan Pancasila.

5. Kesatuan kumpulan sinar, kartika, songkok, dan tombak, masing-masing berjumlah lima. Kesemuanya melambangkan Pancasila, sehingga UGM memiliki dasar, sifat, dan tujuan, hakekat pahlawan serta perjuangan nasional demi Pancasila.


6. Warna putih songkok melambangkan sifat kesucian. Warna kuning emas surya kartika yang melingkari warna putih pada hakekatnya merupakan satu “sengkalan memet”, yaitu rumusan kata-kata yang menyiratkan pertalian makna warna putih dan warna kuning emas yang berbunyi: “murnining suci marganing kanyatan” atau “kemurnian kesucian adalah jalan kenyataan”. Kata “murni” mengandung angka 9, “suci” mengandung angka 4, “marga” mengandung angka 9, dan “kenyataan” mengandung angka 1. Bila dibaca dari belakang mempunyai nilai 1949 yang merupakan tahun pendirian UGM..