Semua tentang Internet, Localhost, DNS, IP, Host ID dan Net, Sub Net Mask

Diposkan oleh Dani Wisnu on Selasa, 25 September 2012

1.      Jelaskan perbedaan internet dan Localhost!
Jawab :
 Internet adalah interkoneksi antar komputer dalam satu jaringan. Komputer yang berlaku sebagai sumber penyedia data (atau server) disebut 'host'. Sedang yang lain berlaku sebagai tamu (guest) disebut juga “client”. Bila 1 komputer diberlakukan sebagai client dan sekaligus server, maka host server itu disebut localhost.

Intinya, perbedaan antara Internet dengan Localhost adalah pada wilayah jangkauannya. Internet dapat menjangkau semua computer di seluruh dunia, sementara Localhost hanya dapat menjangkau computer pada ruang atau wilayah tersebut (LAN).



2.      Jelaskan yang dimaksud dengan Domain Name System (DNS)!
Jawab :
            Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer, seperti web server atau e-mail server, di jaringan komputer ataupun internet. Domain berfungsi mempermudah pengguna internet untuk melakukan akses ke server dan mengingat server yang dikunjungi dibandingkan harus mengenal deretan nomor atau yang lebih dikenal dengan IP Address. Nama domain juga dikenal sebagai sebuah kesatuandari sebuah situs, contohnya wikipedia.org dan yahoo.com.
    Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki, sebagai berikut :
a.      Root-level domain
ð  Merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
b.      Top level domain
ð  Kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk Australia.
c.       Second level domain
ð  Merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya: micrsoft.com; yahoo.com; dan lain-lain.



3.      Berikan contoh :
a.      Top level domain
Contoh :  
-       com : organisasi komersial
-       edu : instuti pendidikan atau universitas
-       org : organisasi non – profit
-       net : network (backbone internet)
-       xx : dua huruf untuk kode Negara (contoh : id (Indonesia, au (Australia)
b.      Second level domain
Contoh : Microsoft.com; yahoo.com; gmail.com; dan rocketmail.com
c.       Third level domain
Contoh : mail.yahoo.id; sman1btl.sch.id


4.      Jelaskan yang dimaksud dengan IP dan fungsinya!
Jawab :
Fungsi IP address adalah memberikan suatu identitas kepada host agar dikenali oleh jaringan. Seperti halnya rumah, maka IP address adalah alamat dari rumah tersebut yang digunakan sebagai sarana identitas terhadap lingkungan. Sehingga si A mau mengirimkan surat ke si B, maka surat tersebut dapat dipastikan tidak akan sampai ke si C. IP Address disuatu network tidak boleh sama, badan yang berwenang menangani pengaturan IP Address adalah IANA (Internet Assigned Numbers Autority). Badan ini berhak memberikan pengaturan IP address, pada Linux dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu cara permanen dan cara tidak permanent.


5.      Jelaskan pengertian host ID dan Net ID
Jawab :
 IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (net ID) dan bagian host (host ID). Network ID ialah bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjukkan jaringan tempat komputer ini berada. Sedangkan host ID ialah bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjukkan workstation, server, router dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan tersebut. Alam satu jaringan, host ID ini harus unik (tidak boleh ada yang sama).
Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Contohnya IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jumlah host yang dapat ditampung oleh tiap jaringan sangat besar. Kelas D dan E tidak digunakan secara umum, kelas D digunakan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk keprluan eksperimental. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address.



6.      Jelaskan pembagian IP sesuai dengan kelasnya!
Jawab : 
a.      Bit pertama kelas A adalah 0,dengan panjang net ID 8 bit dan host ID 24 bit.jadi byte pertama kelas A mempunyai range dari 0-127. Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255x255x255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini:

http://3.bp.blogspot.com/_5O2bzoLLecA/S57PW69HBBI/AAAAAAAAAEs/adxHM_MrgV8/s320/4.JPG

b. Dua bit IP address kelas B selalu diset 10,sehingga bit pertamanya selalu bernilai antara 127-191. network ID adalah 6 bit pertama, dan sisanya adalah host ID sehingga kalau ada komputer mempunyai IP address 192.168.26.161, network ID = 192.168 dan host ID = 26.161. Pada. IP address kelas B ini mempunyai range IP dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx, yakni berjumlah 65.255 network dengan jumlah host tiap network 255 x 255 host atau sekitar 65 ribu host.
http://4.bp.blogspot.com/_5O2bzoLLecA/S57QE1BkdzI/AAAAAAAAAE0/rMkIU5IfiWY/s320/1.JPG

c.       IP kelas C mulanya digunakan untuk jaringan berukuran kecil seperti jaringan LAN.Tiga bit pertama kelas C selalu diset 111.network ID terdiri dari 24 bit dan host ID 8 bit sisanya,sehingga dapat terbentuk 2 juta network,dengan masing – masing network memiliki 256 host.
http://3.bp.blogspot.com/_5O2bzoLLecA/S57PzXZSbgI/AAAAAAAAAEw/jGumFy1Zt7M/s320/5.JPG


d. IP address kelas D dipergunakan untuk keperluan multicasting.4 bit pertama kelas D selalu diset 1110.sehingga bit pertmanya berkisar antara 224-247 sedangkan bit – bit berikutnya diatur sebagai multicast group yang menggunakan IP address ini.dalam multicasting tidak dikenal network ID dan host ID.

e. IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum. 4 bit pertama IP address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255. 
Sebagai tambahan dikenal juga istilah Network Prefix, yang digunakan untuk IP address yang menunjuk bagian jaringan.Penulisan network prefix adalah dengan tanda slash “/” yang diikuti angka yang menunjukkan panjang networkprefix ini dalam bit.Misal untuk menunjuk satu network kelas B 192.168.xxx.xxx digunakan penulisan 192.168/16. Angka 16 ini merupakan panjang bit untuk network prefix kelas B. 

Panjang net ID
IP Address
Panjang net ID
Kelas A
8 bit
Kelas B
16 bit
Kelas C
24 bit
Kelas D
Tidak ada
Kelas E
Tidak ada

Panjang Host ID
IP Address
Panjang host ID
Kelas A
24 bit
Kelas B
16 bit
Kelas C
8 bit
Kelas D
Tidak ada
Kelas E
Tidak ada







7.      Jelaskan pengertian sub net mask dan fungsinya!
Jawab :

Pengertian :
Subnet mask adalah istilah teknologi informasi dalam  bahas Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, dan menunjukkan letak suatu host, apakah berada pada jaringan local atau jaringan luar.

Fungsi :
Fungsi subnet mask ada dua, yaitu :
-          Untuk membedakan antara Network ID dengan Host ID.
-          Untuk menentukan alamat tujuan paket data, apakah lokal atau remote.

{ 1 komentar... read them below or add one }

Muhammad Tasbillah mengatakan...

thanks brow..
http://thazbhy.blogspot.com/

Poskan Komentar